PWI Butur Periode 2023-2026 Resmi Dikukuhkan

Daerah, Terbaru7 Dilihat

Sentraperistiwa.com, Buton Utara – Bupati Buton Utara yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, La Nita, S.Pd, M.M menghadiri pengukuhan

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Buton Utara (Butur) Periode 2023-2026 resmi dikukuhkan.

Acara pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Bappeda daerah setempat, Sabtu ( 30 Desember 2023).

Komposisi pengurus terpilih berjumlah 13 orang, dengan Ketua: Islahuddin; Sekretaris: Darso; dan Bendahara: Darmawan.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Sulawesi Tenggara (Sultra), Sarjono, menjelaskan bahwa PWI lahir Tahun 1946 di Solo.

Esensi pembentukan PWI di daerah-daerah berlandaskan organisasi PWI itu sendiri dengan tujuan, di antaranya mendekatkan pelayanan organisasi kepada anggota PWI yang bertugas di daerah; berkolaborasi dan bersinergi dengan semua stakeholders untuk membawa daerah yang lebih baik dari sisi informasi yang sehat.

Sarjono pada kesempatan ini mengingatkan bahwa tantangan pers selama ini semakin serius. Semua orang bisa saja berpraktik menyebarkan informasi dengan berbagai peralatan yang semakin hari semakin hebat.

“Apakah pers menyerah dengan kondisi semua ini?, saya kira tidak. Pers harus menjadi kualiti kontrol dari informasi yang beredar di masyarakat dengan memberikan edukasi bahwa kalau mencari berita yang benar adalah informasi dari media arus utama,” tuturnya.

“Jangan kita menyerah dengan media-media yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” Sarjono menambahkan.

Sementara itu, Bupati Butur dalam sambutannya yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, La Nita, menjelaskan bahwa kegiatan pengukuhan PWI ini membawa misi dan tujuan yang mulia demi terwujudnya kehidupan pers yang merdeka, profesional, bermartabat dan beradab serta terpenuhinya hak publik memperoleh informasi yang tepat, akurat dan benar.

“Kami juga mengajak seluruh insan pers yang berada di Kabupaten Buton Utara, agar senantiasa memupuk kesadaran dan komitmen wartawan Indonesia untuk berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara sekaligus meningkatkan ketaatan wartawan pada kode etik jurnalistik, demi citra, kredibilitas dan integritas wartawan dan PWI,” ungkapnya.

Terbentuknya organisasi PWI menurutnya sangat penting untuk menjamin bahwa wartawan yang berada di bawah naungan PWI adalah wartawan yang profesional dan benar-benar memahami kode etik jurnalistik, sehingga wartawan yang tergabung dengan wadah organisasi PWI benar-benar kompeten dan profesional serta dilindungi Undang-Undang dan Dewan Pers.

Kehadiran PWI hendaknya mengambil peran dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada wartawan sehingga mereka memahami tentang aturan UU Pers dan kode etik jurnalistik untuk kemudian menyuguhkan dan menyajikan informasi yang cerdas, berisi, dan mendidik dalam menyongsong industri disrupsi dan era milenial.

“Eksistensi PWI Buton Utara harus kita upayakan sebagai perekat dan pemersatu insan pers, mengingat media merupakan mitra pemerintah dan sebagai modal dalam membangun Buton Utara yang kita cintai ini,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *