Kementerian Kominfo RI Respon Usulan Tambahan 13 BTS di Butur

Daerah38 Dilihat

Sentraperistiwa.com – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia merespon usulan tambahan 13 BTS (Base Transceiver Station) yang baru saja diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) beberapa hari lalu.

Kabar baik itu datang dari Ditjen Telekomunikasi melalui Analis Penyusunan Bahan kebijakan Penataan Penyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi, Frangke Inn Hirt.

Plt. Kepala Dinas (Kadis) Kominfo dan Persandian Butur, La Nita, menyampaikan bahwa pihak Kementerian Kominfo baru saja menginformasikan bahwa usulan tambahan 13 BTS agar diajukan ke aplikasi Signal (Sistem Informasi Pengajuan Wilayah Pembangunan Telekomunikasi) pada Maret 2024 mendatang.

La Nita tentu sangat mengapresiasi respon baik pihak Kementerian Kominfo RI dalam memberi perhatian kepada Buton Utara. “Pemerintah dan masyarakat daerah kita sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi,” ungkapnya, Sabtu (27/1).

Perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo RI kepada daerah ini menurutnya harus disambut baik dengan terus menjalin komunikasi dan informasi serta komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan pembangunan BTS tersebut.

Tentunya, percepatan pembangunan BTS menjadi harapan pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Kabupaten Buton Utara.

“Kalau usulan tambahan 13 BTS ini terinput, maka total keseluruhan yang masuk di aplikasi sistim Signal Kementerian Kominfo RI berjumlah 19 BTS dan kalau ini terealisasi, maka Buton Utara bebas jaringan telekomunikasi internet,” harapnya.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Butur, La Nita, Kamis (25 Januari 2024) lalu telah berkunjung ke Kementerian Kominfo RI untuk memastikan data yang dimasukan dalam aplikasi mengenai 6 BTS yang diusulkan sebelumnya, sekaligus mengusulkan 13 tambahan data yang belum masuk dalam sistem Signal.

Adapun 6 BTS yang sudah masuk sistim Signal Kementerian Kominfo yaitu: Desa Waculaea, Desa Eelahaji, Desa Lelamo, Desa Kotawo, Desa Soloy Agung, dan Desa Pongkowulu.

Sementara 13 BTS yang diusulkan di sistim Signal Kementerian Kominfo yaitu: Desa Lantagi, Desa Torombia, Desa Lamoahi, Desa Kurolabu, Desa Kambowa, Lahumoko, Morindino, Labaraga, Matalagi, Labuko, Sumampeno, Lasiwa, dan Labuan Bajo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *